Ka’bah

Ka’bah Kiblat Umat Islam

Ka’bah adalah sebuah bangunan berbentuk kubus yang terletak di titik tengah Masjidil Haram di Mekkah, Hejaz, yang sekarang masuk wilayah Kerajaan Arab Saudi, dan menjadi kiblat shalat orang Islam di seluruh dunia. Dalam prosesi ibadah haji dan umrah, umat Islam juga wajib melakukan tawaf, mengililingi Ka’bah sebanyak tujuh kali.

Ka’bah dan Masjidil Haram adalah tempat paling suci di muka bumi bagi umat Islam. Bangunan berbentuk kubus dengan tinggi sekitar 15 meter di bagian atas dan sekitar 12-14 meter di bagian bawahnya ini dibangun dari bahan batu abu-abu dan marmer. Bagian dalamnya tidak berisi apa-apa kecuali tiga pilar yang menopang atap dan sejumlah lampu perak dan emas. Selama hampir sepanjang tahun, Ka’bah ditutupi dengan kain hitam yang sangat besar, kiswah.

Di sudut timur bangunan Ka’bah terdapat Hajar Aswad (batu hitam) yang potongannya sekarang hancur dikelilingi oleh sebuah cincin batu dan disatukan oleh sebuah pita perak yang berat. Menurut sebuah hadits, batu itu awalnya berwarna putih tapi kemudian menjadi hitam karena menyerap dosa-dosa ribuan peziarah yang telah mencium dan menyentuhnya.

Dalam sebuah hadits Rasulullah saw. yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah ra. disebutkan bahwa Kaabah adalah titik (pusat) bagi agama Islam. Dalam Al-Qur’an dan hadits juga disebutkan bahwa Ka’bah itu merupakan salah satu tanda kebesaran Allah Ta’ala.

Ka’bah didirikan bukan untuk disembah seperti yang dilakukan oleh orang musyrik yang menyembah patung-patung berhala, tapi itu hanyalah sebagai tempat menghadapkan diri dalam beribadah kepada Allah.

Beberapa buku sejarah menyebutkan bahwa yang pertama kali membangun Ka’bah adalah para malaikat. Ada juga yang berpendapat bahwa yang pertama kali membangun Ka’bah adalah Nabi Adam as. Namun bukti yang paling nyata dan tertulis dalam kitab suci dan sejarah adalah bahwa Ka’bah telah dibangun sebanyak lima kali, yaitu: peninggian Ka’bah oleh Nabi Ibrahim as. bersama anaknya Nabi Ismail as, pembangunan oleh kaum Quraisy, pembangunan oleh Abdullah bin Zubair ra., pembangunan kembali oleh Hajjaj bin Yusuf (yang sebelumnya merusak Ka’bah dengan parah untuk mengalahkan Abdullah bin Zubair), dan pembangunan Sultan Murad Khan dari Dinasti Usmaniyyah Turki.

Ka’bah sebenarnya juga merupakan pusat dunia. Ibnu Yaqut dan Ibnu Abbas mengatakan bahwa saat Allah Ta’ala menjadikan  bumi (dan cakrawala-cakrawala lain), tanah yang pertama kali dibuat di atas permukaan air ialah tanah tempat Ka’bah (dan sekelilingnya) berdiri sekarang, dan dengan demikian mereka berpendapat bahwa Ka’bah adalah pusat bumi atau tengah-tengah bumi.

Profesor Dr. Muhammad Awad dalam tulisannya yang berjudul Ka’bah Pusat Dunia telah menolak teori Barat yang menyatakan bahwa garis bujur 0° adalah melalui Greenwich. Ia menyatakan bahwa garis bujur 0° dunia adalah Ka’bah. Menurutnya, teori Greenwich itu dikarenakan pada masa masa itu Inggris lah yang menguasai pelayaran dunia.

Namun, bagi dunia Islam, kajian demikian tentu tidak masuk akal. Sebab, bila dikaji dari segi permulaan peradaban dunia, agama-agama besar dunia seperti Yahudi, Nasrani dan Majusi adanya di Timur Tengah. Sejarawan Islam sepakat mengatakan bahwa kawasan bumi yang paling awal berdiri adalah di Mekkah.

Secara bahasa, Ka’bah sendiri artinya persegi empat. Orang-orang di Arab Saudi menyebut rumah-rumah yang berbentuk persegi dengan nama Ka’bah. Ka’bah juga dikenal dengan nama Al-Bait Al-‘Atiq yang memiliki arti ‘rumah yang bebas’.

Nama lain Ka’bah adalah Baitullah yang memiliki arti Rumah Allah. Juga Al-Bait (Rumah), maksudnya rumah Allah yang pertama kali dibangun di muka bumi ini sebagai tempat untuk beribadah kepada Allah. Dalam Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 96 Allah Ta’ala berfirman:

Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk tempat beribadah umat manusia adalah Baitullah yang ada di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.”*

BACA JUGA:
Makna Ibadah Haji
Hajar Aswad
Adab Wukuf di Arafah

2 thoughts on “Ka’bah

  1. Pingback: Mekah | HAJI UMRAH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *