Ibadah Haji

Ibadah Haji

10. Ibadah HajiHaji secara bahasa berarti “menuju atau mengunjungi, terus menerus pergi dan mengunjungi tempat yang penting dan terhormat.” Sedang secara syara’ artinya adalah ibadah yang dilakukan di bulan Dzulhijah dengan melakukan beberapa ritual di Tanah Haram (Mekkah), tepatnya di Ka’bah, Arafah, Muzdalifah dan Mina. Ibadah haji ini mulai diwajibkan pada tahun ke-9 hijrah.

 Ibadah haji adalah fardhu (wajib) untuk setiap Muslim yang mampu. Allah Ta’ala telah memerintahkan kaum muslimin untuk melaksanakan ibadah haji dalam firman-Nya,

Di sana terdapat tanda tanda yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barang siapa memasukinya (Baitullah), amanlah dia. Dan (da antara) kewajiban manusia kepada Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barang siapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.” (QS. al-Imran: 97)

Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah.” (QS. al Baqarah: 196)

Nabi saw. bersabda, “Wahai manusia! Allah telah menetapkan kewajiban ibadah haji. Bersegeralah untuk melakukan ibadah haji.” (HR. Muslim)

Beliau juga bersabda, “Barang siapa yang memiliki cukup makanan untuk perjalanan, alat transportasi untuk mencapai ke Mekah, namun tidak melakukan haji, kemudian ia mati, ia maka akan mati sebagai seorang Yahudi atau Kristen.” (HR. At-Tirmidzi dan al-Bazzar)

Haji adalah salah satu rukun Islam, perintah Allah yang fardhu seperti shalat dan puasa. Dan kunjungan ke Ka’bah ini adalah khusus bagi umat Islam. Dalam agama Kristen dan Yahudi tidak ada  kewajiban haji yang seperti Islam ini.

Ibadah haji memiliki banyak keutamaan. Selain merupakan salah satu ibadah yang paling utama, ibadah haji juga dapat menghapus dosa-dosa yang telah lalu. Beliau bersabda,

Siapapun yang melaksanakan haji ke rumah ini (Ka’bah) dan tidak mendekati istrinya untuk hubungan seksual atau melakukan dosa (saat melakukan ibadah haji), ia akan keluar  tanpa dosa seperti anak yang baru dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari)

Menurut Rasulullah saw. pula, pahala haji mabrur (yang diterima oleh Allah) adalah  surga. Pahala haji bagi seorang wanita adalah sama dengan pahala jihad fi sabilillah. Dan di saat ibadah haji dilaksanakan inilah paling banyak dosa hamba yang diampuni oleh Allah.*

BACA JUGA:
Rukun Haji
Puskeshaji
Tata Cara Umroh

3 thoughts on “Ibadah Haji

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *