Hari Pertama di Mekkah, Jamaah Banyak Tersesat

Banyak Jamaah Haji Indonesia Tersesat di Hari Pertama di Mekkah

Jamaah Haji Mulai Padati Masjidil Haram
Jamaah Haji Mulai Padati Masjidil Haram

Di hari pertama kedatangannya di kota suci Mekkah, Selasa (9/9), jamaah haji Indonesia langsung menghadapi masalah dengan banyaknya jamaah yang tersesat, terutama saat berada di Masjidil Haram. Padahal situasi di Masjidil Haram saat ini relatif masih sepi, dan baru sangat penuh sekitar seminggu menjelang wukuf di Arafah.

Demikian dijelaskan oleh Muhammad Hasan, kepala sektor khusus Masjidil Haram panitia haji Indonesia. Jamaah Indonesia mulai berdatangan ke Mekkah pada Selasa malam dan mulai melakukan ibadah umrah wajib pada Rabu dini hari. “Tapi alhamdulillah, seluruh jamaah bisa kembali ke rombongannya atau ke tempat penginapan seteleh diberi bantuan dan pengarahan,” katanya kepada kantor berita Antara.

Menurut Hasan, jamaah banyak yang tersesat dari rombongan saat mengerjakan umrah. Kondisi di Masjidil Haram sendiri pada Rabu dini hari sudah mulai padat oleh jamaah dari mancanegara.

Masjidil Haram sendiri juga sedang diperluas, sehingga banyak peralatan dan bahan-bahan bangunan di sekitar masjid terbesar di dunia ini.

Terlepasnya jamaah dari rombongan juga karena mereka tidak disiplin atau merasa sudah tahu dengan kondisi Masjidil Haram. Tapi ada juga yang karena tidak kuat mengikuti kecepatan rombongan dan kecapaian.

Seperti diketahui, perjalanan darat dari Madinah ke Mekkah memakan waktu sekitar tujuh jam, dan mereka langsung melakukan ibadah umrah walau tiba dini hari. Ini tentu saja cukup berat bagi sebagian besar jamaah yang umumnya termasuk golongan resiko tinggi, usia lanjut,  berpendidikan rendah dan belum pernah berpergian jauh.

Bahkan, salah seorang jamaah perempuan berusia 60 tahun asal Nusa Tenggara Barat sempat pingsan karena kelelahan, namun setelah diberi perawatan sehat kembali.

Sektor Khusus Masjidil Haram yang dipimpin Muhammad Hasan sendiri diperkuat oleh 22 personel, yang terdiri dari 12 personel TNI dan Polri, dan sisanya tenaga musiman. *

SILAKAN BACA JUGA:
Doa Haji
Amirul Hajj
Tata Cara Umroh

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *