Haji

PENGERTIAN IBADAH HAJI

Haji adalah ritual tahunan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh Muslim dewasa yang mampu secara materi dan fisik. Ritual ibadah ini dikerjakan di kota suci Mekkah (sekarang masuk wilayah Arab Saudi) di beberapa hari tertentu Bulan Dzulhijjah, yang berpusat di Padang Arafah dan Masjidil Haram (Ka’bah).

Menunaikan ibadah haji juga merupakan rukun Islam yang kelima setelah syahadat, shalat, zakat dan puasa. Maka, hukumnya wajib bagi setiap orang Islam sekali dalam seumur hidup, bagi yang mampu melaksanakannya. Dan, barangsiapa mengingkari ibadah haji, maka ia telah kufur dan keluar dari Islam.

Secara bahasa, haji adalah tujuan, maksud dan menyengaja. Prof. Hasbi ash-Shiddieqy mendefinisikan haji menurut bahasa sebagai “menuju ke suatu tempat berulang kali atau menuju kepada suatu yang dibesarkan.”

Sedangkan menurut istilah syara’, haji adalah suatu amal ibadah yang dilakukan dengan sengaja mengunjungi Baitullah di Makkah dengan maksud beribadah dengan ikhlas, mengharap keridaan Allah semata, dengan syarat dan rukun tertentu. Amalan-amalan itu adalah ihram, wukuf (berdiam) di Arafah, thawaf di Ka’bah, sa’i (lari-lari kecil) antara bukit Shafa dan Marwa, tahalul dan serta melempar jumrah.

Menurut Sayid Sabiq, ahli fikih asal Mesir, dalam kitabnya Fiqih Sunnah, haji secara syara adalah mengujungi Mekkah untuk mengerjakan ibadah thawaf, sa’i, wukuf di Arafah, dan melakukan ibadah-ibadah lain guna memenuhi perintah Allah dengan mengharap keridhannya.

Kegiatan inti ibadah haji dimulai pada tanggal 8 Dzulhijah ketika umat Islam bermalam di Mina, wukuf (berdiam diri) di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijah, dan berakhir setelah melempar jumrah (melempar batu simbolisasi setan) pada tanggal 10 Zulhijah.

Masyarakat Indonesia lazim juga menyebut hari raya Idul Adha sebagai Hari Raya Haji karena bersamaan dengan perayaan ibadah haji ini.

Melaksanakan haji wajib hukumnya bagi setiap kaum muslim dan muslimat yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu, kewajiban haji ini berdasarkan pada dalil-dalil hukum yang berasal dari Al-qur’an dan as-Sunnah. Di dalam Al-Qur’an terdapat ayat yang menerangkan kewajiban melaksanakan ibadah haji.

Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan kesana.” (Ali Imran: 97)

Rasulullah saw. menegaskan kewajiban itu dalam sebuah hadits beliau:

Islam dibangun di atas lima perkara, yaitu: bersaksi tidak ada tuhan selain Allah dan mengaku Muhammad adalah utusan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berhaji dan berpuasa di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa haji adalah bagian dari rukun Islam. Ini berarti menunjukkan wajibnya.

5 thoughts on “Haji

  1. Pingback: UMRAH | HAJI UMRAH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *